Cara Cek Saldo KJP Online Bank DKI Jakarta Paling Mudah Terbaru

Cek Saldo KJP – Seperti yang telah kita ketahui, bahwa Kartu Jakarta Pintar (KJP) merupakan salah satu program pemerintah DKI Jakarta yang digunakan untuk mendukung majunya Pendidikan di Ibukota. Hal ini terutama untuk mereka orang-orang dengan golongan yang kurang mampu secara finansial. Program ini pertama kali diperkenalkan pada saat masa pemerintahan Joko Widodo sewaktu beliau masih menjabat sebagai gubernur DKI pada tahun 2012 silam.

Dengan hadirnya KJP ini, maka biaya anak sekolah akan mendapat sokongan dari dana ABPD DKI Jakarta dengan jumlah yang sebelumnya telah ditentukan. Biaya yang didapatkan oleh para anak pemegang KJP ini untuk besarannya berbeda-beda tergantung juga dari jenjang sekolah yang sedang ditempuhnya. Hal ini tentunya sangat baik adanya, karena kalau tidak ada hal sepert ini kemungkinan rakyat menengah ke bawah akan melakukan pinjaman, baik itu secara konvensional atau pinjaman online. Dan untuk untuk kamu semua yang beum tahu mengenai bagaimana cara cek saldo kjp online atau cara cek saldo kjp. Maka dutaperbankan akan menjelaskannya secara rinci di bawah ini.

Cara Cek Saldo KJP

cara cek saldo kjp

Pada dasarnya KJP itu merupakan kartu ATM dari Bank DKI; yang untuk setiap bulannya mendapatkan kucuran dana sesuai dengan jenjang Pendidikan si anak. Jadi, untuk mengecek berapa saldo KJP ini hampir mirip dengan mengecek saldo pada ATM. Yang harus kamu lakukan pertama kali untuk cek saldo kjp adalah dengan bergegas menuju ke ATM Bank DKI terdekat di daerah kamu. Berikut ini cara cek saldo kjp:

  1. Masukan KJP ke dalam ATM Bank DKI.
  2. Masukanlah pin KJP.
  3. Pilih menu informasi saldo.
  4. Layar ATM selanjutnya akan menampilkan saldo yang terdapat pada kartu KJP kamu.

Selain itu, kamu juga bisa untuk cek saldo KJP pada buku tabungan KJP. Untuk lebih lengkapnya lagi, kamu bisa pergi ke cabang Bank DKI terdekat untuk meminta dicetakan buku tabungannya. Ini sebenarnya mirip dengan cetak buku tabungan pada rekening bank pada umumnya.

Cara Mendapatkan KJP

Cara Mendapatkan KJP

Untuk mendapatkan KJP, siswa ataupun orang tua wali dapat terlebih dahulu harus menghubungi pihak sekolah. Jangan lupa juga untuk menyertakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dapat diperoleh dari RT/RW setempat ataupun dari sekolah yang memang sudah disediakan tinggal meminta saja rekomendasi SKTM dari kelurahan setempat secara kolektif. Biasanya pihak sekolah juga sudah dengan menyeluruh mendata para siswa-siswi untuk dibuatkan KJP.

Setelah itu, buku tabungan KJP serta kartu KJP ini akan dibagikan di sekolah dengan melalui pihak sekolah. Namun, bagi kamu yang belum kedapatan kartu KJP, bisa langsung mengunjungi kantor cabang Bank DKI terdekat dengan cara membawa buku tabungan KJP dan KTP orang tua siswa atau wali. Selain itu, kamu juga harus untuk memastikan, apakah syarat-syaratnya penerimaan KJP ini sudah dipenuhi. Dilansir dari website resmi kjp kjp.jakarta.go.id, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi seperti:

  • Merupakan warga DKI Jakarta.
  • Punya KTP dan KK domisili di Jakarta.
  • Ada SKTM.
  • Tedaftar sebagai siswa aktif di daerah DKI Jakarta.
  • Menandatangani lembar Pakta Integritas.
  • Berperilaku baik di dalam sekolah maupun di lingkungan.

Cara Kerja KJP

Cara Kerja KJP

Prinsip kerja KJP ini memang mirip seperti ATM pada rekening tabungan, akan tetapi yang mengisi untuk setiap dananya per bulan adalah pemerintah. Dana ini yang akan digunakan siswa untuk membiayai berbagai macam hal yang berhubungan dengan pendidikan. Misalnya seperti untuk beli buku, alat tulis, sepatu, seragam, dan lain sebagainya.

Besaran dana yang diterima sangat bervariatif, untung jenjang SD, pemerintah memberi sokongan dana sebesar Rp. 100.000 per bulannya. Sementara itu untuk jenjang SMP sebesar Rp. 150.000 per bulan, sedangkan untuk jenjang SMA sebesar Rp. 200.000 per bulan. Ditambah lagi dengan Rp. 500.000 untuk semua jenjang pada awal semester. Jadi, untuk jumlah besarannya disesuaikan juga dengan tingkat Pendidikan siswa, semakin tinggi, maka akan semakin besar.

besaran dana kjp
Sumber : https://www.cermati.com/

Akan tetapi, untuk saldo yang didapat di KJP ini tidak bisa untuk dicairkan. Kecuali sebesar Rp50.000 saja untuk biaya transportasi yang bisa untu dicairkan melalui teller Bank DKI. Uang dalam KJP tadi bisa kamu gunakan untuk keperluan penunjang pendidikan dengan cara membelanjakannya di toko yang memiliki mesin EDC Bank DKI ataupun Jaringan Prima milik Bank BCA. Bisa juga pada mesin EDC bank lain, tapi akan dikenakan biaya tambahan tentunya sesuai dengan peraturan bank bersangkutan. Biasanya untuk toko yang menerima KJP akan memberikan tanda berupa tulisan “Menerima KJP” yang bisa ditemukan pada bagian depan muka toko tersebut.

Keuntungan Menggunakan KJP

Keuntungan Menggunakan KJP

Selain keuntungan finansial yang berupa saluran dana dari pemerintah, pemilik KJP ini juga bisa menikmati ditunjangnya berbagai fasilitas lain. Fasilitas tersebut adalah keistimewaan untuk naik Transjakarta secara gratis bagi pemilik KJP.

Ini sebenarnya hanya diperuntukan untuk pelajar anak sekolah untuk mobilisasi ke sekolah dan juga pulang ke rumah karena selain dengan cara menunjukan KTP pada petugas Transjakarta, pemilik KJP inijuga harus menunjukan Kartu Pelajar serta berseragam sekolah.

Dana KJP Tidak akan Hangus

Dana KJP Tidak akan Hangus

Jangan takut kalau dana KJP tidak terpakai. Ini karena uang pada KJP nantinya akan diakumulasi per bulannya. Jadi, walaupun dana KJP ini belum terpakai, dana itu tidak akan akan hangus. Misalnya, pada bulan ini kamu tidak butuh beli buku sehingga tidak memakai KJP, malah di bulan depan kamu butuh buku beserta seragam baru. Maka dana KJP bulan kemarin ini bisa ditambahkan dengan bulan ini.

Mencairkan Dana KJP Berarti Melanggar Hukum

Mencairkan Dana KJP Berarti Melanggar Hukum

Walaupun dana KJP ini tidak bisa dicairkan, tapi tetap ada saja oknum-oknum tertentu yang nakal yang mencoba mencairkan dana KJP ke toko-toko penerima KJP. Padahal, hal ini termasuk tindakan yang melanggar hukum. Sejatinya, dana KJP ini dikhususkan untuk membayar atau membiayai segala macam keperluan yang berhubungan dengan instrumen pendukung Pendidikan yang ada di sekolah. Maka dari itu, gunakanlah KJP hanya untuk keperluan pendidikan saja.

Untuk informasi lebih lanjut lago mengenai KJP ini, kamu bisa berkunjung ke kantor Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP). Yang beralamat di Jl. Jatinegara Timur IV No.55, Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur. Tepat lagi ada di sebelah SMAN 52 Jakarta. Atau, kamu juga bisa menghubungi (021) 8571012, fax (021) 8516505, dan sms pengaduan di 089525767869. Kamu juga bisa menghubungo email [email protected] Selain itu pada website KJP juga telah tersedia kolom pengaduan yang dapat diisi apabila nantinya ada kendala dalam cara cek saldo KJP ataupun berbagai hal lainnya.

Video Cara Cek Saldo KJP Online

Demikianlah pembahasan yang dapat saya lakukan mengenai cek saldo kjp bank dki. Semoga bisa bermanfaat. Apabila kamu ingin mendapatkan berbagai macam informasi lainnya mengenai dunia perbankan, bisnis dan lainnya, maka bisa untuk langsung mencarinya di website dutaperbankan. Karena disini akan di bahas secara lengkap. Terima kasih telah membaca. Sampai jumpa lagi.