Bunga Deposito Mandiri Per Bulan 2020

Bunga Deposito Mandiri – Jika Anda merupakan nasabah sebuah bank, Anda pasti tahu tentang deposito. Ya, deposito hampir sama dengan tabungan biasa. Akan tetapi, bunga deposito lebih tinggi. Selain itu, proses penyetoran dan penarikan uangnya hanya bisa dilakukan pada waktu-waktu tertentu saja.  Melihat hal tersebut, masyarakat lebih memilih untuk mendepositokan uang mereka dibandingkan dengan memasukkannya ke dalam tabungan biasa.

Bagi Anda yang masih awam dengan deposito, ada beberapa ciri yang membedakan antara deposito dan tabungan biasa. Penjelasannya ada di bawah ini.

Penjelasan Suku Bunga Deposito Mandiri Per Bulan

Bunga deposito Mandiri adalah salah satu layanan penyimpanan uang yang bisa digunakan oleh nasabah bank Mandiri. Deposito memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan tabungan biasa. Apa saja ciri-ciri bunga deposito mandiri? Simak penjelasan berikut:

Setoran minimal

Jika Anda ingin membuka rekening deposito, ada yang namanya setoran minimal saat pertama kali. Sama halnya dengan tabungan biasa, akan tetapi biasanya setoran minimal deposito jauh lebih besar dibandingkan setoran awal tabungan biasa.

Itulah kenapa banyak orang yang cenderung menghindari tabungan deposito karena harus menyediakan dana yang besar untuk setoran awalnya. Setiap bank memiliki kebijakan masing-masing dalam menentukan besarnya setoran awal yang harus diberikan. Biasanya rata-rata setoran minimal untuk jenis tabungan deposito berada di kisaran 8 juta hingga 10 juta.

Jangka waktu

Bunga deposito mandiri berbeda dengan tabungan biasa dalam hal jangka waktu. Pada tabungan biasa, Anda dapat melakukan penyetoran dan penarikan dana kapan saja. Akan tetapi ini tidak berlaku pada deposito. Deposito biasanya menawarkan jangka waktu tertentu, yaitu 1, 3, 6, 12, atau 24 bulan. Dana tidak bisa ditarik sebelum tiba jangka waktunya.

Apabila Anda melanggar aturan tersebut, maka Anda akan dikenakan pinalti. Yaitu dana Anda akan dipotong beberapa persen sebagai sanksi bahwa Anda telah melanggar aturan yang berlaku. Oleh sebab itu, pikirkan baik-baik mengenai jangka waktu deposito yang akan Anda pilih.

Pencairan dana

Seperti yang sedikit dijelaskan di atas, pencairan dana deposito tidak bisa sembarang waktu. Anda harus mematuhi aturan yang sudah Anda sepakati bersama pihak bank. Jika Anda memilih deposito selama 24 bulan, maka dana bisa di ambil 24 bulan kemudian.

Suku Bunga Deposito Mandiri

Suku bunga deposito Mandiri tentunya berbeda dengan suku bunga tabungan biasa. Bunga deposito pastinya lebih besar dari tabungan biasa. Hal ini dikarenakan ada beberapa hal yang berbeda antara tabungan biasa dengan tabungan deposito, yakni adanya tenor dan juga aturan penalti jika mengambil tabungan sebelum jatuh tempo pada tabungan jenis deposito. Dan juga pada deposito ada perbedaan bunga pada masing-masing pilihan masa tenor. Tentunya deposito dengan jangka waktu 1 bulan nilai bunganya lebih rendah dibandingkan dengan deposito dengan jangka waktu 24 bulan. Semakin lama jangka waktunya maka semakin besar juga bunga yang diberikan.

Maka tidak heran jika deposito adalah jalan investasi yang menguntungkan selain obligasi, saham, dan juga emas. Setiap bank mempunyai kebijakan masing-masing dalam menentukan suku bunga yang diberikan. Sedangkan untuk suku bunga deposito mandiri, besarnya mulai dari 4% sampai 5%.

Cara Menghitung Bunga Deposito Mandiri

Gambar cara hitung bunga deposito mandiri
Gambar cara hitung bunga deposito mandiri

Berdasarkan penjelasan di atas, bagaimana menurut Anda? Apabila Anda berminat untuk melakukan deposito, Anda harus tahu cara menghitung bunga deposito Mandiri. Hal ini bertujuan agar Anda dapat menghitung prospektus dari dana yang Anda depositokan.

Beginilah cara hitung bunga deposito Mandiri:

Sebelumnya perlu anda ketahui terlebih dahulu walaupun nominal uang yang akan anda depositokan semakin besar, maka profit dari bunga yang diberikan juga besar pula. Namun anda juga akan dikenai pajak untuk nominal dana tertentu. Biasanya nominal yang menjadi batasan keuntungan anda akan terpotong pajak hingga 20% adalah sekitar 7,5 juta.

Sekarang coba kita simulasikan perhitungan keuntungannya, Sebagai contoh ada saudara kembar bernama riki dan riko. Mereka berdua sama-sama memiliki uang lebih yang kemudian hendak mereka depositokan. Namun jumlah nominal uang mereka tidak sama. Riki memiliki dana sebesar 5 jt sedangkan Riko memiliki dana sebesar 10 jt. Mereka ingin mendepositokan uangnya dengan lama tenor 3 bulan. Dari pihak Bank Mandiri memberikan bunga sebesar 5%. Rumus perhitungannya secara umum dibagi dua, berikut penjelasannya.

  1.  Bunga deposito untuk simpanan kurang dari 7,5 juta (masa tenor dalam bulan)

Bunga Deposito = Jumlah uang simpanan x Bunga per tahun x lama tenor : 12

  1.  Bunga deposito untuk simpanan sama atau lebih dari 7,5 juta (masa tenor dalam bulan)

Bunga Deposito = Jumlah uang simpanan x Bunga per tahun x 80% x Tenor : 12

Sebagai catatan, perhitungan bunga pada deposito yang nominal simpanannya 7,5 juta keatas kenapa adda angka 80%? Karena perhitungan bunga deposito tersebut sudah terpotong oleh besar pajak 20%. Misal untuk bungan deposito dengan tenor 12 bulan adalah 7,5%, maka bunga deposito yang berasal dari simpanan dengan nominal lebih dari 7,5 juta secara riil akan dikurangi sebesar 20% dari bungan 7,5%, yakni 1,5%. Sehingga bunga deposito riilnya yang diterima adalah 7,5% – 1,5% sama dengan 6%.

Kembali ke perhitungan bunga deposito Riki dan Riko. Perhitungan bunga untuk Riki sbb :

Bunga deposito (per bulan) = Rp 5.000.000 x 7,5% x 3 : 12 = Rp 93.750

Sedangkan perhitungan bunga deposito untuk Riko sbb :

Bunga deposito (per bulan) = Rp 10.000.000 x 6% x 3 : 12 = Rp 150.000

Demikian rumus dan contoh perhitungan bunga deposito mandiri yang bisa anda dapatkan. Keputusan untuk berinvestasi memang sebaiknya dibarengi dengan pengetahuan akan seluk beluk investasi tersebut, dalam hal ini adalah berkaitan dengan deposito.

Bunga Deposito Mandiri Syariah

Gambar bunga deposito mandiri syariah
Gambar bunga deposito mandiri syariah

Agak berbeda antara Bank Mandiri Syariah dengan Bank Mandiri dalam hal bunga deposito mandiri. Pada Bank Mandiri Syariah semua transaksi yang bersifat investas dengan jangka waktu tertentu dijalankan berdasarkan asas Mudharabah Muthlaqah. Beberapa informasi penting terkait deposito pada Bank Mandiri Syariah sbb :

Fitur dan biaya

  • Jangka waktu yang flexible : 1, 3, 6 dan 12 bulan
  • Dicairkan pada saat jatuh tempo
  • Setoran awal yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan Bank Mandiri yakni Rp 2.000.000
  • Biaya materai Rp 6.000
  • Biaya penarikan Rp 30.000/rekening

Manfaat

  • Dana aman dan terjamin
  • Pengelolahan dana secara syariah
  • Bagi hasil yang kompetitir. Sistem ini yang menjadi pembeda antara Bank Mandiri dengan Bank Mandiri Syariah
  • Dapat dijadikan jaminan pembiayaan
  • Fasilitas Automatic Roll Over (ARO)

Pada Bank Syariah Mandiri tidak ada yang namanya bunga deposito Mandiri Syariah namun menggunakan istilah bagi hasil yang sangat berbeda sistemnya dengan Bank Mandiri Konvensional. Biasanya untuk deposito semakin lama tenor maka bagi hasl yang didapatkan semakin besar. kisaran angka bagi hasilnya bisa mencapai 55:45. Artinya anda mendapatkan bagi hasil 55% sedangkan pihak bank mendapatkan 45% dari keuntungan Bank pada bulan tersebut.

Baca juga : Penjelasan Mandiri Internet Banking Beserta Aktifasinya